Nenek Lumpuh di Barru Rela Rumahnya Digusur demi Dukungan pada Calon Bupati Andi Ina-Abustan

Nenek ini tak menunjukkan dendam atau rasa marah, meski rumah yang selama ini menaunginya telah hilang. Dengan hati besar, Itima malah mendoakan kebaikan untuk mereka yang terlibat dalam penggusuran itu.

“Ya mau di apa lagi, saya relakan dan ikhlas,” ucap Itima, menunjukkan kebesaran hatinya.

Lebih dari itu, doa tulusnya juga dipanjatkan untuk pasangan Andi Ina-Abustan, calon pemimpin yang ia harapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Barru.

Meski dalam keterbatasan, semangat dan harapan Itima bagi pasangan yang ia dukung tetap teguh.

“Kami doakan semoga Andi Ina dan Abustan terpilih jadi Bupati,” ungkapnya penuh harapan.

Kisah nenek Itima menjadi potret ketulusan yang menyentuh hati, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya sikap saling menghargai dalam perbedaan pilihan politik. (d11/dlk**)

Related posts