Dia juga menjelaskan bagaimana dirinya selama ini menjalani kehidupan politik, dimana telah menjalani toga profesi yang berbeda yang dianggap sebagai Trias politica, dimana dirinya pernah berprofesi sebagai Pengacara (yudikatif), Wali Kota Parepare (eksekutif) dan tahun ini dilantik jadi Anggota DPR RI (legislatif).
“Alhamdulillah perjalanan karir politik saya sudah sangat lengkap, dimana 25 tahun saya berprofesi sebagai Pengacara, 10 tahun saya jadi Wali Kota dan tahun ini saya dilantik jadi Anggota DPR RI periode 2024-2029,”ungkapnya.
Taufan juga menghimbau kepada seluruh kader Partai Golkar dalam perhelatan Pilkada serentak tahun 2024 ini, untuk tetap menjadi kader yang profesional dan berintegritas serta tetap menjadi garda terdepan dalam memenangkan Pasangan Calon yank telah di usung Partai Golkar di setiap daerah yang ada di Sulawesi Selatan dan di Pilgub Sulsel.
“Golkar telah memberikan rekomendasi kepada setiap pasangan Calon di Pilkada serentak ini, maka kemudian sebagai kader Golkar tentunya kita memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama menenangkan Usungan Partai Golkar dalam Pilkada ini, kalau didaerah ada yang bertindak tidak sesuai dengan kebijakan Partai silahkan di proses sesuai aturan yang ada, bahkan jika ada Pengurus Kecamatan dan Kelurahan yang bergerak diluar kebijakan Partai silahkan di Pltkan, karena itu nantinya akan Berimbas kepada Ketua DPD II jika kita tidak bertindak,”tegasnya mantan Wali Kota Parepare dua Periode tersebut. (d11/dlk#)











