PAREPARE, DELIK.ID – Gabungan partai politik di Kota Parepare tegas menyuarakan menolak pergantian Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali. Pergantian dinilai justru akan mengganggu stabilitas politik di Parepare jelang Pilkada.
Suara tegas ini menyusul beredarnya di media sosial postingan SK Mendagri tentang pemberhentian Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali, dan pengangkatan Abdul Hayat sebagai Pj Wali Kota pengganti.
Penegasan diungkap oleh gabungan parpol di antaranya Partai Nasdem, PKB, PKS, PAN, PDIP, Hanura, dan PSI di salah satu kafe di Parepare, Sabtu malam (14/9/2024).
Para elite parpol yang hadir di antaranya Ketua DPD PKS Parepare Muh Samsir Husain bersama Jubirnya Sappe, Ketua DPC PKB Parepare Andi Muh Fudail bersama legislator PKB Hasib Hasyim, Sekretaris DPD PAN Parepare Sapar Muchtar bersama elite PAN Kurtafati, Wakil Sekretaris DPD Nasdem Parepare Abd Salam Latif, elite DPC Hanura Parepare Sri Tanty Mariani, elite PDIP Parepare Satriya, hingga Ketua DPD PSI Parepare Syamsul Rijal Madani.
Semua elite parpol menyatakan sepakat menolak pergantian Pj Wali Kota. “Kami gabungan partai politik di Parepare menolak pergantian Penjabat Wali Kota Parepare di saat tahapan Pilkada sudah masuk.
Kami menyatakan tidak setuju karena seharusnya Parepare sekarang dibangun dengan situasi kondusif, keamanan terjaga. Tentunya karena pergantian ini kami mencurigai ada hal-hal atau ada oknum yang bermain untuk diuntungkan dengan Pj Wali Kota yang baru. Sepakat!,” seru Sappe yang menjadi juru bicara disambut teriakan “Sepakat” oleh seluruh elite parpol yang hadir.
Dalam kesempatan itu juga, Andi Fudail yang merupakan legislator PKB meminta agar Mendagri mengevaluasi dan membatalkan SK pergantian Pj Wali Kota tersebut. Dia berharap agar Pj Wali Kota sekarang tetap bisa melanjutkan tugasnya hingga berakhir pada 31 Oktober 2024 nanti.
“Apalagi kondisi sekarang Parepare kondusif. Biarlah Pilkada berjalan aman dan tentram. Dan tentunya tidak ada hal-hal yang bisa membuat Parepare ricuh karena persoalan Pj ini,” tegas Fudail.
Fudail sempat menyinggung track record Abdul Hayat, calon Pj Wali Kota yang baru, mantan Sekda Provinsi Sulsel disebut sempat bermasalah. “Pastinya Parepare tidak mau dipimpin oleh Pj Wali Kota yang punya masalah,” imbuh Fudail.











