MAKASSAR, DELIK.ID – PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bakaru resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan. Kerja sama itu untuk mendukung pengoptimalan debit air di Bendungan PLTA Bakaru, khususnya dalam menghadapi musim kemarau, demi menjaga pasokan listrik yang andal bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.
PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bakaru, yang merupakan salah satu penyedia listrik utama di Sulawesi Selatan, memanfaatkan debit air dari Bendungan PLTA Bakaru sebagai sumber utama dalam proses pembangkitan listrik. Dalam rangka mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan debit air sungai Mamasa, langkah antisipatif berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan dilaksanakan di daerah hulu Sungai Mamasa, yang merupakan kawasan kunci dalam pengisian Bendungan PLTA Bakaru.
Dalam pelaksanaan OMC tersebut, dukungan data dan analisis dari BMKG Sulawesi Selatan menjadi sangat vital. BMKG akan menyediakan informasi terkini terkait curah hujan, pola cuaca, dan prediksi iklim yang akurat untuk membantu menentukan waktu dan lokasi yang tepat bagi pelaksanaan modifikasi cuaca. Kolaborasi ini diharapkan dapat memaksimalkan efektivitas OMC, sehingga debit air dapat dipertahankan atau ditingkatkan, menjaga stabilitas pasokan listrik yang dihasilkan oleh PLTA Bakaru.











