“Partai Demokrat kita bersama-sama dengan melihat realitas politik untuk Kota Parepare, Golkar berkolaborasi dengan Demokrat. Itu dari segi partai,” ujarnya.
Dari segi kefiguran, TP menambahkan bahwa Erna Rasyid Taufan sebagai Ketua Golkar Parepare dan istri mantan Wali Kota Parepare memiliki nilai historis.
“Kalau kita lihat Erat dengan nilai historisnya sebagai istri mantan wali kota. Nah, pak Rahmat, pak Ato ini juga punya nilai historis sebagai anak mantan wali kota. Alangkah indahnya, kalau ini bisa dipertemukan,” ungkap TP.
TP juga menyebutkan bahwa Golkar dan Demokrat merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Maju, sehingga tidak akan ada hambatan berarti untuk berkoalisi di tingkat daerah.
“Saya berkeyakinan bahwa Golkar dan Demokrat adalah partai Koalisi Indonesia Maju, sehingga tidak mengalami hambatan yang berarti,” jelasnya.
Ketua DPC Partai Demokrat, Rahmat Sjamsu Alam (RSA), menekankan pentingnya membangun komunikasi menjelang Pilkada Parepare.
“Jelang pilkada ini, penting membangun komunikasi, membangun chemistry, apakah cocok,” katanya.
RSA juga tidak menampik bahwa Koalisi Indonesia Maju berpeluang untuk berlanjut di daerah-daerah.
“Apalagi di pusat itu, memang ada keinginan Koalisi Indonesia Maju itu, bisa bersinergi dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Dan, kami lagi pendekatan ini,” tambahnya.
RSA menyampaikan bahwa proses ini bisa berjalan dengan baik dengan pertimbangan visi yang sama dalam membangun Parepare.
“Kalau ini terjalin, kami (Demokrat) punya anggota DPR RI dari putra Parepare,” tutupnya. (d11/dlk#)











