Pada simulasi itu juga, sambung Islah, semua kondisi dan kemungkinan yang akan terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) diperagakan.
“Sampai tadi ada petugas kami yang berperan marah-marah di TPS. Nah, hal-hal seperi itu petugas kita harus siap menghadapi. Tentu dengan cara-cara yang sudah diatur dalam aturan,” paparnya.
Ia berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan itu, pihaknya selaku penyelenggara bisa menyamakan persepsi terkait situasi dan kondisi di TPS.
“Yang paling utama, kita juga mengedukasi masyarakat yang akan datang menggunakan hak suaranya di TPS, mengetahui apa saja yang harus di siapkan sebelum ke TPS,” imbuhnya. (d11/dlk#)











