NH Rebut Nomor Urut TP, Kader Golkar ini Blak-blakan Sebut Percuma Ada PDLT, Eks Koruptor Dapat Nomor 1

“Berbeda dengan Pak TP, waktu menjabat Ketua Golkar Parepare, beliau berhasil terpilih sebagai kepala daerah, wakilnya dari Golkar, dan Ketua DPRDnya dari Golkar. Belum lagi prestasi beliau sebagai kepala daerah,” beber Ucu, sapaan akrabnya.

Soal dedikasi, tak ada yang meragukan dedikasi Taufan Pawe di Golkar. Berhasil membesarkan Golkar Parepare. Begitupun saat menjadi Ketua Golkar Sulsel. TP terus melakukan sosialisasi dengan membawa tagline Paridgma Baru.

“Karena dulu Golkar Sulsel tradisi selalu bayar-membayar. Mau dapat nomor urut harus bayar, mau diusung dibayar, mau jabatan tertentu bayar. Makanya Paradigma Baru Taufan Pawe menghapus kebiasaan buruk itu,” ungkapnya.

Begitupun soal loyalitas. Kepatuhan dan kesetiaan Taufan Pawe tidak diragukan lagi. Tidak ada satupun keputusan DPP yang tidak dijalankan Taufan Pawe.

“Bahkan perubahan nomor urut, beliau tetap legowo. Ini sikap loyalitas sebagai kader. Dengan kecintaan beliau ke Partai Golkar dan segala pengorbanannya, tiba-tiba mendapat seperti ini, bapak Taufan Pawe tetap lapang dada,” bebernya.

Sementara Tidak Tercela dalam PDLT, Yusuf sangat tidak menyangka NH bisa raih nomor urut satu. Pasalnya Nurdin Halid, mantan terpidana korupsi distribusi minyak goreng Bulog.

“Inikan sudah tercela, dengan jelas-jelas NH ini eks koruptor. Sementara dia menggantikan orang yang jelas-jelas sangat tidak tercela. Dengan segala perstasi, kader Golkar Sulsel sangat menghormati sosok Taufan Pawe,” pungkasnya. (d11/dlk#)

Related posts