” Karena yang datang ini ada saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan. Kalau kita tidak bisa memberikan Service Excellent, maka tentunya kita tetap berikan pelayanan terbaik, minimal dalam hal ini bisa mengurangi apa yang mereka rasakan saat mendapatkan pelayanan,”ucapnya.
Kenapa layanan kesehatan itu harus berpatokan dengan Service Excellent, lanjut dr. Mahyuddin Rasyid, karena kenapa, core business atau value dari rumah sakit itu adalah service, atau layanan yang kita berikan.
“Usaha kita tuh di bidang layanan, jasa namanya, bukan barang. Dalam hal ini, layanan itu ditentukan oleh puas atau tidak puasnya atas layanan yang kita berikan. Service Excellent itu adalah menjadi patokan dari standar layanan yang kita berikan, bahwa itu harus memberikan rasa kepuasan tersendiri bagi pasien, “jelasnya.
Kegiatan Service Excellent Training, dengan menghadirkan Narasumber dari Kota Makassar, Dosen Stikes Panakkukang, dr(C)., NS. Muh. Yusuf Tahir. Dan dihadiri sekitar 15 puskesmas dan 2 dari layanan kesehatan, serta staf Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie.
” Yang tentunya, memang saya sampaikan layanan kesehatan itu harus sesuai dengan pelayanan Service Excellent, bahwa layanan itu harus memberikan impression. Memberikan kesan nyaman dan pasien merasa dimanusiakan, itu sebenarnya inti dari Service Excellent ini, “ungkapnya.(*)











