Ibrahim menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini yaitu menyelaraskan usulan masyarakat dengan rancangan kerja RSUD, menyempurnakan rancangan dan program kerja yang berdasarkan masukan masyarakat, dan mengidentifikasi pelayanan yang dibuthkan masyarakat dan sarana kesehatan.
“Ini wadah berdiskusi untuk kita semua agar RSUD lebih baik ke depannya. Jadi, selepas dari ini banyak hal yang bisa disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dokter spesialis bedah ini mengungkapkan, pengukuran kinerja rumah sakit mengacu pada metode balance scorecard dengan empat perspektif yaitu pelanggan, proses bisnis internal, peningkatan dan pengembangan SDM, keuangan dan bisnis.
“Yang jelas, kami tetap berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sesuai standar dan terbarukan, dan itu akan senantiasa kami wujudkan,” tandasnya. (d11/dlk#)











