Taufan memaparkan, turnamen ini diharapkan pula menggugah minat masyarakat untuk lebih menggemari olah raga tenis, memotivasi bibit-bibit atlet muda khususnya yang ada di Kota Parepare. Dengan adanya kejuaraan yang sering dilaksanakan nantinya, atlet bisa semakin mengasah kemampuannya.
“Ajang ini sekaligus bisa menjadi sarana evaluasi dan pembinaan atlet, sehingga ke depan akan muncul bibit-bibit berpotensi dan berprestasi. Melalui kejuaraan ini, bisa menghasilkan para atlet tenis yang bertalenta dan adanya generasi atlet penerus yang akan membanggakan Kota Parepare khususnya. Pemerintah Kota Parepare akan selalu siap memfasilitasi dan membantu perkembangan olahraga tenis lapangan yang mampu menggenjot atlet agar turut serta dalam pengembangan diri, bertukar pikiran dan menambah pengalaman,” ungkapnya.
Wali Kota dua periode ini menambahkan, bagi peserta yang pada kesempatan kejuaraan ini belum memperoleh prestasi, bukanlah sebuah kegagalan. Ketidakberhasilan hari ini, harus dapat dijadikan motivasi untuk semakin meningkatkan kemampuan untuk menjadi yang terbaik.
“Predikat juara bukanlah sebuah tujuan, akan tetapi menjadi pribadi yang kuat dan teguh terhadap pendirian, serta memiliki motivasi tinggi untuk melaksanakan fair competition guna meraih yang terbaik harus benar-benar tertanam,” tandasnya.
Sekadar diketahui, turnamen ini diikuti sebanyak 24 tim dari 14 daerah se-Sulawesi Selatan dan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan tiga kategori, dengan total hadiah sebesar Rp30 juta. (d11/dlk#)











