Setelah melakukan rapat secara serentak, Lanjut Listyo, secara bersama semua stakeholder terkait akan terjun langsung ke lapangan guna melaksanakan tugas dan menyukseskannya.
“Saya harapkan struktur ini bisa diimplementasikan, dimana Kapolda masing-masing daerah bertindak sebagai penanggung jawab yang disesuaikan dengan struktur di wilayah Polda,” pungkasnya.
Dia juga berharap, semua stakeholder dapat saling mengisi sehingga mudik tahun ini benar-benar terlaksana dengan nyaman dan masyarakat merasa aman dan lancar menuju perjalanan bersama keluarga.
“Kita berharap mudik tahun ini jauh lebih baik daripada mudik lebaran tahun kemarin,”ujarnya.
Sementara itu, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris menyampaikan, rapat tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan tiap tahun dalam rangka mudik lebaran, sekaligus pengamanan menyambut hari raya umat Islam Idul Fitri.
“Semua pihak sudah menyampaikan kesiapannya, termasuk pengamanan lalu lintas, kesiapan logistik dan pengendalian harga pangan serta ketersediaan stok pangan,”ujar Idris.
Terkait pengendalian inflasi daerah, Idris mengatakan, suatu kesyukuran bahwa Sulbar masuk kategori daerah terendah inflasi. Namun menurutnya, hal itu bukan berarti tidak adanya masalah dalam penyediaan bahan pangan, sehingga Ia berharap pemerintah dan TPID jangan pernah lengah, karena stabil dan tidak stabilnya inflasi itu begitu cepat berubah.
“Kita berharap Sulbar jauh lebih siap menghadapi kenaikan pangan yang dapat memicu inflasi, termasuk kelangkaan-kelangkaan stoknya,”pungkasnya. (Advt/farid)











