Plt Kepala Bappeda Parepare, Eko W Ariyadi yang membuka kegiatan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan kapasitas pencapaian tujuan Program Kota Tanpa Kumuh dan keberlanjutan penyelenggaraan penataan permukiman yang berkelanjutan.
“Jadi Coaching Clinic ini membahas penyusunan dokumen perencanaan berupa Master Plan, Site Plan dan Memorandum Program penataan permukiman kumuh Skala
Kawasan Karajae. Dan Pembahasan Readness Criteria atau Penyusunan Executive Summary DAK Integrasi Tahun Anggaran 2024 di Kelurahan Ujung Bulu dan Kelurahan Cappa Galung,” terang Eko yang juga Asisten III Setdako Parepare.
Kegiatan diikuti Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun, Subkoordinator Pengembangan Wilayah dan SDA, A Talhayanti, Subkoordinator Infrastruktur Perkotaan Abdul Muis, Subkoordinator Air Minum dan Sanitasi Aswin.
Kemudian menjadi peserta SKPD teknis terkait di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parepare, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Parepare, Dinas Perkimtan Parepare. Kelurahan terkait di antaranya Lurah Ujung Bulu, Lurah Cappa Galung, Lurah Sumpang Minangae, dan Lurah Kampung Baru.
Turut menjadi peserta, PAM Tirta Karajae Parepare, Ketua KPP Sumpang Minangae, Ketua LKM Cappa Galung, Korkot Program KOTAKU, Askot UP Program KOTAKU, Askot Infrastruktur Program KOTAKU, Askot Safeguard Program KOTAKU, dan Askot Kolaborasi Program KOTAKU. (d11/dlk#)











