Zulkarnaen mengungkapkan, Pra Musrenbang ini merupakan momen yang sangat tepat untuk membahas dan membicarakan terkait isu-isu perempuan khususnya di Parepare.
“Yang membedakan di sini adalah Pemkot Parepare memberi jawaban dan kepedulian terhadap masalah perempuan melalui Pagu Indikatif Wilayah sebesar 15 persen untuk inklusi sosial, yang salah satu itemnya yakni terkait perempuan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Zulkarnaen, nanti dibentuk tim perumus untuk menjawab persoalan-persoalan yang akan dibagi perbidang.
Sementara, Sriyanti Ambar mengungkapkan, dalam kesempatan ini pihaknya mengundang perwakilan ormas-ormas perempuan untuk berdiskusi sebelum pelaksanaan Pra Musrenbang.
“Isu-isu perempuan tentunya menjadi konsentrasi pada kegiatan ini, dan kami juga memaparkan berbagai program-program pemerintah perlindungan dan pemberdayaan perempuan,” pungkasnya. (d11/dlk#)











