Dikutip dari Bone.go.id, Wakil Bupati Bone, H Ambo Dalle mengatakan, terakhir bandara ini beroperasi tahun 2017.
“Alhamdulillah hari ini 1 Desember dilakukan penerbangan perdana. Kita harus bangga adanya bandara ini. Subsidi ini kita tangggung dan tahun depan akan dilanjutkan sampai ini normal. Jadi, maskapai jangan takut, terbang saja. Ada penumpang tidak ada penumpang kita tanggung,” tegasnya.
Ambo Dalle juga menyebutkan, Bone ini pintu gerbang Indonesia Timur. Bandara ini bisa melayani berbagai rute.
“Akan ada perpanjangan run way Insya Allah pesawatnya lebih besar. Tetapi Susi Air tetap bisa jalan,” tukasnya.
Wabup juga berpesan kepada Susi Air, agar memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang. Utamanya keamanan dan kenyamanan. “Kita ingin Susi Air memberikan penerbangan yang aman bagi masyarakat. Kita juga apresiasi perhatian gubernur atas pengoperasian Bandara Arung Palakka,” tukasnya.
Ada tiga rute yang akan dilayani Susi Air. Mulai dari Makassar-Bone (PP) 5 kali seminggu dengan harga tiket Rp300.000, Bone-Kendari (PP) 2 kali seminggu dengan harga tiket Rp550.000 dan Bone-Balikpapan (PP) 2 kali seminggu dengan harga tiket Rp1.100.000. (D11)











