MAMUJU, DELIK.ID — Pemprov Sulbar menggelar rapat koordinasi menyikapi bencana longsor dan banjir beberapa hari terakhir di Sulbar. 31 oktober 2022.
PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik menyampaikan, belum lama ini lintas Trans Sulawesi terganggu akibat longsor di beberapa titik di Sulbar. Dijelaskan, jalur Trans Sulawesi sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian, bukan hanya Sulbar terdampak melainkan Sulsel, Sulteng termasuk daerah lain.
“Itu berdampak terhadap perekonomian negara sehingga menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Akmal Malik.
Sehingga , menurut Akmal Malik, perlu Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System dengan fokus melakukan deteksi potensi bencana yang mengganggu akses Trans Sulawesi. Tentunya, melibatkan seluruh kabupaten memetakan titik -titik yang perlu diwaspadai. Dengan begitu setiap stakeholder terlibat memiliki bahan dalam mempersiapkan dalam mengantisipasi di titik titik rawan bencana tersebut.
Apalagi kata Akmal Malik, November-Desember curah hujan akan sangat tinggi. Sehingga, diharapkan seluruh pihak terlibat melakukan langkah antisipatif. Langkah awal, lanjut Akmal Malik, adalah mengumpulkan data, selanjutnya melakukan gladi dengan melibatkan seluruh kabupaten.
“Saya minta kita all out fokus mengatasi bencana, rencana kita melakukan gladi pertengahan November. Tentunya berbeda -beda penanganan bencana di setiap kabupaten,” ungkapnya.











