Apakah Itu Omicron Siluman.?

JAKARTA, delik.id — Kementerian Kesehatan melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron, utamanya subvarian BA.2 terus bertambah. Subvarian ini kerap disebut ‘Siluman’ dari virus tersebut.

Berdasarkan catatan Otoritas, Jumat (4/3/2022), kasus ‘Omicron Siluman’ yang berhasil diidentifikasi oleh pemerintah kini mencapai 332 kasus, dari sebelumnya hanya 252 kasus.

Lantas, apakah varian ini jauh lebih ganas dari Omicron aslinya?

Selama ini, memang ada kekhawatiran varian ini dapat memicu gejala lebih berat dibandingkan strain aslinya. Namun, penelitian awal pemerintah menunjukkan belum ada gejala ke arah sana.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) beberapa waktu lalu membeberkan risiko reinfeksi virus Omicron BA.2, terutama pada orang yang pernah terpapar dengan Omicron versi pertama alias BA.1.

Maria Van Kerkhove, ahli epidemiologi dan pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 mengatakan tidak ada negara yang menunjukkan kembalinya peningkatan kasus baru setelah gelombang ketiga akibat Omicron.

Related posts