“Saya suka inisiatif adik-adik IGBD dalam menyelenggarakan Festival TOMAGU memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional. Bahasa ibu atau bahasa daerah adalah identitas, jati diri, dan kekayaan bangsa yang harus kita rawat dan lestarikan. Tentu dengan cara kreatif dan sesuai kondisi kekinian,” ujar Taufan Pawe. (20/02/2022).
Wali Kota Parepare yang juga Ketua DPD I Golkar Sulsel ini berharap, Hari Bahasa Ibu Internasional yang diperingati di bulan kelahiran Parepare tersebut menjadi momentum dalam menggerakkan kesadaran bersama akan pentingnya melestarikan bahasa daerah yang kini terancam punah.
“Banyak bahasa daerah yang sudah punah. Bahasa Bugis Makassar pun sudah terancam punah, dan akan punah jika ditinggalkan oleh penuturnya. Dan kita tidak mau itu terjadi di masa depan anak-anak kita. Olehnya itu kita jadikan hari bahasa ibu tahun ini sebagai refleksi diri,” papar Taufan. (*)











