Erna langsung membeli hiasan itu. Ia juga banyak berinteraksi dengan owner yang diketahui bernama Tuti Rachma Yulianti mengenai cara membuat pajangan tersebut.
“Saya tertarik sekali. Saya terinspirasi ingin mengembangkan Pusat Ole-ole Balai Ainun agar lebih semarak dan meriah dengan produk kerajinan tangan dari limbah kerang yang kami jadikan sebagai ciri khas,” ujar Erat akronim Erna yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parepare.
Bahkan Erna juga mengonsep akan melakukan pelatihan bagi para pengrajin limbah kerang dan Anggota Dekranasda Parepare agar dapat mengola limbah kerang dalam menghasilkan buah tangan yang menarik, kreatif, dan berseni berkelas tinggi. “Bu insyaallah panjang umur, saya rencana akan mengundang Ibu (Owner Roemah Tafira Bandung) ke Parepare. Saya ingin Ibu berbagi ilmu dengan teman-teman Dekranasda dan pengrajin di Parepare,” ujar wanita segudang talenta ini.
Selain Roemah Tafira, Erna Rasyid Taufan dan rombongan FCC juga mendatangi pengrajin anyaman pandan, mendong, dan kulit sintesis di Tasikmalaya. (*)











