Catatan Studi Tiru FCC Bareng Erna Rasyid Taufan di Bandung-Tasikmalaya

Di antara sekian cerita menarik selama dalam bus perjalanan di hari pertama itu, ada hal yang menarik kata Erna yang patut menjadi catatan pelajaran hidup, dalam mengeratkan kebersamaan. Salah satu kebersamaan itu nampak saat hampir semua pengurus makan bersama di atas bus dan membuka bekal masing-masing. “Ada yang bawa burasa’, ada sate, abon, kue brownis, dan aneka cemilan lainnya. Semua makanan itu tidak ada yang dibeli. Semuanya dibuat masing-masing. Lalu semuanya saling tukar dan dinikmati bersama. Masyaallah nikmat sekali. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan,” kata Erna yang juga Ketua DPD II Golkar Parepare ini.

Erna menjelaskan kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan dapat dipupuk dengan dimulai dari hal-hal kecil, seperti makanan, makan bersama dan saling berbagi makanan.

“Sebagai umat muslim kita disunnahkan berbagi makanan dengan kerabat. Rasulullah SAW telah mencontohkan kita berbagi makanan meskipun jumlahnya tidak banyak,” pesan Erna.

Ia mencontohkan hadis Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan HR At-Thabrani. “Tidaklah beriman kepadaku orang yang kenyang semalaman sedangkan tetangganya kelaparan di sampingnya, padahal ia mengetahuinya,” kutip Erna.

Di atas bus pariwisata yang dilengkapi tv terkoneksi youtube ini menambah kesan kebersamaan di antara mereka.

Saat tiba di Bandung, mereka telah dijemput oleh Ketua FCC, Andi Oci dan Pembina FCC, Liestiaty F Nurdin. (*)

Related posts