Cerita Irda Selamat Dari Bencana Putting Beliung Karena  Berlindung Dalam Gorong-gorong

  • Whatsapp

PINRANG, DELIK.ID – Anign kencang yang memporak porandakan 18 rumah warga di Desa Leppangan dan Dusun Leppangan Selatan, Kecamatan Patampanua, Kabuaten Pinrang, Sulawesi Selatan menyisahkan cerita seorang wanita menyelamatkan sang buah hati dari bencana aning kencang.

“ Saat terjadi, saya dan anak saya berumur 3 tahun sedang menjual di gardu depan jalan trans Sulawesi Desa Leppangan, Kabupaten Pinrang. Angin kencang menyapu desa, saat atap gardu jualan mulai diterbangkan angin, saya mengambil anak saya dan kemudian masuk ke dalam selokan untuk berlindung. “ Jelas Irda Damayanti, warga Desa Leppangan, Kabupaten Pinrang, Sulawsi Selatan, Minggu (17/10/2021).

Saat berlindung Irda Damayanti melihat ke langit, ia melihat anging kencang berwarnah pituh seperti asap, sudah mengelilingi desa. Ia mendekap erat anak laki-lakinya berumur 3 tahun itu dalam selokan.

“ Saat kejadian, hanya warga putih menyelimuti langit desa, atap seng warga pada beterbangan. Terjadinya hanya sekira 20 detik, memporak porandakan atap seng rumah warga.  “ Kata Irda.

Angin kencang berlalu, Irda bangkit dari dalam selokan ia kemudian melihat atap gardu jualanya sudah terbang 20 meter dari gardu miliknya. Ia kemudian membawa sang anak ke rumahnya agar aman. Sementara itu pihak Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, segera memeberikan bantuan ke korban terdampak anging kencang.

“ Hari ini kita akan mendistribusikan kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan warga korban terdampak angina putting beliung, utamanya perbekalan makanan, air mineral dan tenda. “ Ungkap kepala dinas sosial Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Rusli.

Hingga kini, warga Desa Leppangeng, Kabupaten Pinrang, Sulawsi Selatan, mulai membenahi rumah mereka yang rusak. (K62-12)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *