“Kita sudah siapkan khatib, untuk Khatib TAK Kecamatan Anggeraja, Hasri dan Imam dari TAK Kecamatan Curio, Muzakkir,” ujar kasi Bimas Islam Kemenag Enrekang ini.
Ia menambahkan, keputusan membolehkan pelaksanaan Salat Ied tersebut sesuai dengan anjuran pemerintah.
Meski begitu, pelaksanaan Salat Ied nantinya akan dilakukan penerapan prokes yang ketat, seperti jaga jarak, pakai masker dan wadah cuci tangan serta membawa sajadah sendiri.
Rencananya salat bakal dihadiri Bupati Enrekang Muslimin Bando, Wabup Asman, Sekda H Baba dan pimpinan OPD serta Forkopimda.
Syawal menambahkan, jika saat hari pelaksanaan nantinya cuaca hujan maka lokasi salat akan dialihkan ke Masjid Agung Kota Enrekang.(D11)











