” Tunggakan listrik dinas kesehatan Nias Barat Kurang lebih 20jt rupiah dan Sebelum jatuh tempo pembayaran rekening listrik itu kami pihak PLN selalu mengingat kan, bahkan kepala dinas kesehatan Nias Barat . Membuat Surat Perjanjian Akan Melunasi tunggakan rekening listrik tersebut, Ketika waktu yang sudah di sepakati pada surat perjanjian itu tidak kunjung di bayar, ” Ungkap Andreas Frans Heldiansyah.
Namun Sungguh Ironi, Utang RSUD Pratama Nias Barat yang hanya 20 Juta, tidak sebanding dengan belanja pembangunan Lapangan Voli, dari Dinas Kepemudaan dan Olah Raga, Nias Barat.
Dari data LPSE Bias Barat, Penerintah Nias Barat menganggarkan belanja Lapangan Voli Nias Barat, Rp. 45.000.000. Pemerintah Nias Barat, Dianggap mementingkan pembangunan Lapangan Voli daripada Rumah Sakit. (Yeremia)











