” Ibu (Enny), merupakan sosok yang rendah hati, ia bahkan rela menemaki kita di tenda pengungsian. Ia juga aktif datang memberikan bantuan dan memasknya bersaman kami.” Jelas Mala, warga Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupateb Luwu Utara, Rabu (19/08/2020).
Peluh Enny Abadi Tahar, ia acukan demi melayani kebutuhan para pengungsi. Tak jarang cucuran keringat terlihat dikeningnya saat berusaha bermain bersama, anak – anak korban banjir. (D11)











