Pada waktu yang sama, KWT tersebut sedang memanen sayur-sayuran, seperti tomat, terong, bayam dan lain-lain. Erna pun ikut larut memanen bersama kelompok wanita itu.
“Ini salah bentuk kemandirian warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Erna mengapresiasi.
Seperti biasa, ia berceramah dalam memperkokoh rasa syukur warga melalui surah Ar-Rahman.
Sebagai wujud apresiasi atas inisiatif para wanita-wanita itu, Erna Rasyid Taufan membeli sayuran dan dibawa pulang.
Ia pun melanjutkan perjalanan memeriksa tanaman durian di salah satu kediaman sahabatnya, Prof Hendrik.
“Alhamdulillah ternyata tumbuh subur dan sudah pernah menghasilkan buah. Tanaman durian ini ditanam di lokasi yang sama dengan tanaman kurma yang juga tumbuh subur di halaman rumah Prof. Hendrik di Jalan Bukit Madani Timur, Tegal,” jelas Erna. (k13/dlk)











