Sapu Lidi Jualannya Tak Laku, Bukhori Utang Beras Ke Tetangga

Rezeki jualan yang tak pernah menentu juga membuat pola makannya ikut tak menentu, Ditengah himpitan ekonomi yang menderanya ia terpaksa meminjam beras kepada tetangga samping rumahnya, ” Dia datang pinjam beras karena sapu lidinya tidak laku, Saya pun bilangi istri supaya kasih saja beras satu liter tidak usah dipinjam, ” kata Abdul Rahman Tetangga Bukhori,

Bukhori dan istrinya Jamaiya( 65 tahun) tinggal serumah dengan seorang cucunya di Jalan Masjid Jami Lingkungan Tanro Barat Kelurahan Polewali, enam orang anaknya empat laki- laki dan dua perempuan seluruhnya sudah berkeluarga, namun mereka berada di luar daerah merantau mencari nafkah.

Rumah Bukhori berlantai dua semi permanen, berukuran panjang 10 meter dengan lebar 7 meter, namun di lantai dua rumahnya sudah mengalami kerusakan, material kayu yang digunakan sudah banyak lapuk dimakan rayap, di depan rumah Bukhori terdapat semprotan cat bertuliskan kategori warga sangat miskin penerima manfaat bantuan pangan non tunai dari pemerintah pusat.

Tersiarnya kabar kondisi Bukhori yang sedang kesulitan menghadapi himpitan ekonomi, Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaini didampingi Kanit Resmob Bripka Rubil Ridwan, bersama sejumlah jurnalis menyambangi rumah Bukhori dan tetangganya Hamira ( 40 tahun) yang juga kaum dhuafa, bantuan paket sembako dan sejumlah uang tunai diserahkan secara simbolis kepada mereka berdua demi meringankan bebannya. (Aga)

Related posts