Aroma Tak Sedap di Sekitar Masjid Mengganggu Acara Maulid

Terpisah, Sekertaris Lurah Wattang, Muh Rizal berjanji akan mendatangi tempat usaha pengelolaan ikan terbang itu untuk menegur pengelolanya, ” Kita akan datangi pengelolanya mencari solusi soal bau busuk yang timbul, ” Terangnya. saat ditemui di acara maulid.

Sementara itu, pengelola usaha ikan terbang CV Saitomo Sulawesi, Muh Tahri mengatakan pihaknya tidak ada lagi persoalan terkait bau busuk yang timbul karena perusahaannya hanya pihak ketiga, ” Saya kira tidak ada lagi persoalan apapun karena kami adalah pihak ketiga, ” Kilahnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Polman, Muh Akbar saat dikonfirmasi mengungkapkan bau bangkai ikan yang masih menyengat akan diberikan kaporit untuk menghilangkan bau busuknya, ” Kemarin kita dikasih waktu tiga hari hilangkan bau busuknya, ” Tandasnya.

Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( DLHK) Polman,
Hikmah menanggapi masalah bau busuk bangkai ikan tersebut mengaku sudah mengintruksikan kepada bidang pencemaran DLHK untuk mengecek langsung ke lokasi tempat dimana keberadaan perusahaan ikan ekspor ini beroperasi, ” Apakah perusahaan itu pernah mangajukan ijin pengurusan dokumen lingkungan saya mau cek dulu, ” Pungkasnya.

Ia juga memperkirakan perusahaan ikan ekspor itu belum mengantongi Ijin Analisa Mengenai Dampak Lingkungan ( AMDAL), Karena setahunya saat dirinya menjabat Kabid Amdal kemudian dilantik jadi Sekertaris DLHK bulan lalu ia belum pernah menandatangani ijin perusahaan ikan, ” Mungkin belum ada ijinnya pak, karena biasanya kalau ada masuk langsung saya tahu saat saya jadi Kabid Amdal DLHK, ” tutur Hikmah.


Kirim dari Fast Notepad

Related posts