“Kita tahu bersama bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang betul-betul mempertimbangkan yang namanya literasi,” katanya.
Anggota DPRD dua periode itu, kembali mengingatkan kebijakan Pemerintah Kota Parepare dalam membentuk karakter ASN muslim melalui program membaca Al-Qurāan.
Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas membaca pengetahuan umum, tetapi juga mencakup kemampuan membaca dan memahami Al-Qurāan.
“Di momentum ini tentu menjadi penting bagaimana supaya literasi bukan saja literasi membaca umum dan sebagainya, tetapi membaca Al-Qurāan juga bagian dari itu. Mari kita motivasi diri agar lebih maksimal hafalan membaca Al-Qurāan,” ungkapnya.
Tasming Hamid juga menyoroti tema HUT ke-46 Perpustakaan Nasional RI tahun ini, yakni āMerawat Pustaka, Memartabatkan Bangsaā, yang dinilai memiliki makna mendalam dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah Kota Parepare, lanjut dia, mendukung penuh penguatan budaya literasi melalui peningkatan kualitas layanan perpustakaan daerah, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembangan ruang-ruang literasi yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.
Dia berharap momentum Hari Kesadaran Nasional dapat menjadi penguat komitmen pengabdian kepada bangsa dan daerah sekaligus memperkuat semangat literasi demi mewujudkan masyarakat Parepare yang maju, cerdas, dan berdaya saing.
Upacara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan bagi ASN yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada pemerintah daerah dan masyarakat. (*)











