“Sesuai diagnosa dokter rumah sakit, almarhum meninggal dunia karena serangan jantung,” tambahnya.
Pihak lapas menegaskan bahwa sebelum dirujuk ke rumah sakit, warga binaan tersebut telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur. Ketika kondisi kesehatannya menurun, yang bersangkutan segera dibawa untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Klarifikasi ini disampaikan guna menghindari kesalahpahaman dan informasi simpang siur yang berkembang di masyarakat.
Sementara itu, pihak keluarga disebut telah menerima penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Lapas Kelas II A Parepare dilaporkan dalam kondisi kondusif. (D11)











