“Seragam sekolah ini kan biasa menjadi kendala. Kita akan bantu pelajar SD dan SMP yang naik kelas atau baru masuk sekolah. Bukan cuma seragam tapi lengkap tas, sepatu dan alat tulis menulisnya,” papar Ketua Kwarcab Pramuka Parepare itu.
Pembina Majelis Anak Saleh itu menjelaskan program bantuan seragam sudah ada sejak kepemimpinan Taufan Pawe. Namun pelaksanaannya belum maksimal. Dirinya pun akan meneruskan program dengan lebih baik.
Salah seorang warga Wati memuji program bantuan seragam sekolah gratis Erat Bersalam. Dia mengakui seragam sekolah menjadi masalah bagi orang tua kurang mampu.
“Kalau masuk sekolah anak-anak butuh seragam. Biasanya mahal. Kalau ada bantuan seragam sekolah gratis, bagus sekali,” tuturnya. (d11/dlk#)











