Ketiga, RSA mendorong partisipasi pemilih muda melalui Kampanye Edukasi Pemilu. Kampanye ini dilakukan baik melalui media sosial maupun pertemuan tatap muka seperti diskusi publik dan simulasi pemilu. Dengan partisipasi aktif pemilih muda, RSA berharap dapat menciptakan pemilu yang lebih inklusif dan representatif.
“Keempat yaitu Program Riset Kebijakan Lokal yang melibatkan relawan dalam pemantauan kebijakan pemerintah daerah. Program ini memfasilitasi riset kebijakan serta memberikan rekomendasi berbasis data untuk mendukung kebijakan publik yang lebih adil dan transparan,” jelas Ketua DPC Partai Demokrat Parepare ini.
Sementara, Koordinator Relawan Front Line RSA Wirabuana Jalil menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan kekuatan akar rumput yang solid.
“Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari aksi-aksi kecil di tingkat lokal. Melalui 4 misi strategis ini, kami mendorong pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton, tapi juga pelaku perubahan,” ujarnya.
RSA, kata Wira, penuh optimis menggandeng kelompok muda, serta berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berani, dan mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.
âRelawan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pemuda untuk bergabung dalam Front Line dan ikut serta dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih baik. Kita mengundang semua pihak, baik dari kalangan masyarakat umum maupun pemangku kepentingan politik, untuk mendukung gerakan ini demi masa depan yang lebih inklusif dan berkeadilan,” tandasnya. (d11/dlk#)











