Arismunandar berharap, hasil dialog ini dapat memberi masukan kepada pemerintah dan masyarakat untuk memberi pendidikan moral di masa yang akan datang.
Ketua ICMI Orda Parepare Dr KH Mahsyar Idris MAg dalam kesempatan itu menekankan, ada tiga poin dalam Dialog Cendekia ini yakni jadi momentum memperkuat ide, gagasan, dan aksi ke depan.
“Ini sangat penting untuk kita berdiskusi melalui dialog ini, karena momentum ini kita bisa memperkuat ide, gagasan. Namun dalam perkembangannya ide, gagasan tidak cukup, tapi juga perlu aksi,” tegas Mahsyar Idris.
Mahsyar Idris mengungkapkan, dialog dalam rangka menyambut 1 Muharram 1446 Hijrah ini juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada guru honorer non sertifikasi sebagai wujud kepedulian ICMI.
“Apa yang dilakukan ICMI Orda Kota Parepare yang peduli guru ini bisa jadi contoh untuk Orda lain. Dan ini berkat bantuan bapak ibu yang ada di Kota Parepare,” ungkap Mahsyar yang juga Ketua PD Muhammadiyah Parepare.
Tampil juga sebagai pemateri yakni Prof Dr Sudirman L, Guru Besar IAIN Parepare. Kemudian menjadi moderator Nurhayati.
Hadir mewakili Pj Wali Kota Parepare, Kepala Badan Kesbangpol Parepare Rustan Asta bersama jajaran pejabat Pemkot Parepare yang menjadi pengurus ICMI di antaranya Iskandar Nusu, Amarun Agung Hamka.
Kemudian hadir Sekretaris ICMI Parepare Dr Muh Nashir T bersama jajaran pengurus ICMI Parepare lainnya. Tampak hadir pula Ketua Dewan Penasihat ICMI Parepare, Taqyuddin Djabbar.
Turut hadir unsur Forkopimda di antaranya Kapolsek KPN AKP Sukri Abdullah mewakili Kapolres Parepare AKBP Arman Muis, dan para tokoh cendekiawan Parepare lainnya. (d11/dlk#)











