Akbar Ali menjelaskan bahwa kegiatan “Pemerintah Menyapa” ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan di empat kecamatan, dan digelar di ruang terbuka seperti warung kopi atau kafe.
“Kenapa digelar di sana? Karena kita sekaligus dapat menghidupkan UMKM kita. Jadi masyarakat yang tidak sempat ke kantor instansi pemerintah bisa langsung ke kegiatan seperti ini. Pihak kecamatan, kelurahan, dan dinas-dinas kita libatkan,” jelas Akbar Ali.
Lebih lanjut, Akbar Ali menekankan pentingnya interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, agama, petani, nelayan, dan lainnya untuk membahas persoalan dan mencari solusi bersama.
“Pemerintah dan masyarakat harus melekat. Ibarat kita salat berjamaah, kita harus merapatkan saf agar tidak ada kerenggangan yang membuat muncul godaan. Pemerintah harus bersinergi dan berkolaborasi dengan masyarakat menuju pembangunan yang lebih maju. Tidak boleh ada jarak,” tandas Akbar Ali. (d11/dlk#)











