PAREPARE, DELIK.ID – Koordinator Lembaga anti korupsi Indonesia Timur Coruptions Watch (ITCW), Jasmir Laintang mengajak seluruh pihak terutama aparat penegak hukum untuk mengawasi pengelolaan Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) di Kantor Dinas Pendidikan Kota Parepare.
Selain itu, Jasmir Laintang juga mempertanyakan kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare saat ini, Makmur Husain.
“Kami tidak yakin dana Bos tahun 2024 ini dikelola dengan baik. Kinerja Kadis Pendidikan saat ini kami pertanyakan. Kenapa? Karean pengelolaan anggaran di Kantor Dinas tersebut menurut kami saat tidak transparan. Berbeda dengan pimpinan pimpinan sebelumnya,” terang Jasmir Laintang. (17/2/2024)
Jasmir pun meminta orang tua siswa dan komite masing-masing sekolah (SD/SMP) berpikir kritis terhadap pengelolaan dana Bos, yang nilainya sebesar Rp14.6 Milyar lebih tersebut.











