Tetap Eksis 45 Tahun di Kesenian, Sanggar Merah Putih Makassar Rayakan Hari Jadi

Beberapa acara yang diisi tokoh-tokoh seniman SMPM maupun bagian dari keluarga besar sanggar ini mengisi malam resepsi perayaan yang mengambil tema ” kawanku dan aku” mengutip Chairil Anwar.

Seperti pertunjukan musik dari Sangdipa Universitas Dipanegara, Sanggar Seni Budaya eSA UIN Alauddin Makassar, KPJ Makassar, Bahar Karca dan putrinya. Lalu ada pembacaan karya sastra dari Irwan. AR, Syahrir Patakaki, Asmin Amin, Hamadi Haruna, dan Aliem Prasasti.

Yang menarik adalah pertunjukan Monolog dari Luna Vidya, berjudul “Gode” sebuah narasi gugatan atas pandangan masyarakat atas tubuh perempuan yang berubah setelah mereka menjadi istri dan terutama melahirkan anak-anaknya. Sayangnya situasi area tak cukup kondusif untuk pertunjukan membuat Luna, melakukan semacam pembacaan naskah (reading). Namun pertunjukan itu tetap menarik dan cukup interaktif dengan audiens.

Ada juga sebuah pertunjukan tari dari koreografer Tari SMPM, Aswani. Beberapa tamu pun terlihat hadir, selain pekerja seni kampus seperti Romansa STIE LPI, Sang Dipa, Esa UIN, Karampuang Unifa. Juga ada dari KALA TEATER, seniman-seniman, ada juga Perupa Firman Djamil, Asmin Amin, dan Armin Topoturi, Heru Dongen Makassar dan keluarga dari anggota Sanggar Merah Putih Makassar

Related posts