BY : AHSANUL AMALIA
OPINI, DELIK.ID –Masa depan suatu Negara ditentukan oleh generasi mudanya. Pemuda merupakan tulang punggung suatu bangsa. Pemuda adalah sumber kekuatan, ide segar, dan memiliki potensi namun belum tergali sepenuhnya.
Dalam konteks politik, partisipasi pemuda merupakan kunci untuk membentuk masa depan suatu negara lebih baik lagi. Judul “Pemuda dan Politik: Mendorong Partisipasi dan Membentuk Masa Depan” menyoroti pentingnya melibatkan para pemuda dalam proses politik dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi pada pembangunan negara.
Kenapa perlu kita mendorong partisipasi para pemuda untuk ikut serta dalam dunia politik karena dalam beberapa tahun terakhir, terlihat bahwa partisipasi pemuda dalam politik cenderung menurun.
Timbul pertanyaan di benak kita mengapa anak muda tidak mau terjun ke dunia politik, hal ini terjadi karena beberapa faktor, antara lain: Anak muda kita tidak percaya dengan sistem politik disertai dengan kurangnya dukungan seperti yang kita ketahui di Indonesia ketika anak muda berkomentar “mengkritik” pemerintah, maka mereka yang akan diintimidasi meskipun dia mendapat dukungan dari keluarga dan lingkungannya tetapi dia disingkirkan oleh orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia politik karena merasa terintimidasi.
Faktor lainnya adalah kurangnya pengetahuan tentang politik, ketidakmampuan untuk mengakses dan memahami proses politik, serta keterlibatan pemuda dalam kegiatan lain seperti pekerjaan, pendidikan atau kegiatan sosial yang mengakibatkan kurangnya minat mereka terhadap politik.
Padahal nih, partisipasi atau keikut sertaan pemuda dalam dunia politik membawa banyak dampak positif. Pemuda membawa semangat, ide dan pendapat yang inovatif melalui wawasan segar yang dapat membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan yang kompleks dan rumit.











