Acara yang berlangsung di aula Kanwil dan diikuti oleh seluruh Kepala UPT dan pejabat administrator dan pengawas Kanwil tersebut, diisi dengan pemaparan terperinci mengenai budaya anti korupsi oleh narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Sulut, Patardo Nainggolan dan Didi.
Dalam penjelasannya, Patardo mengungkapkan bahwa sebaik apapun manajemen suatu organisasi dibangun, ketika individu tidak berintegritas maka bibit bibit korupsi tetap menjamur. “Jika pemimpin tidak menunjukkan perilaku berintegritas maka terjadilah budaya korupsi,” terang Patardo.
Narasumber dari BPKP itu juga menekankan pentingnya evaluasi risiko dibuat setiap tahun.
“Pembangunan budaya anti korupsi berarti ada proses perubahan yang direncanakan, jika ada disclosure jangan takut, siapkan saja bukti-buktinya,” pesan narasumber. (d11/dlk*)











