” Kami masih lakukan pendalaman atas video AN, TL dan KK yang beredar, kami telah periksa ketiganya. Terkiat bagaimana ketiganya mendapatkan Hand Pone itu kemungkinan dititip oleh keluarganya saat datang membesuk. ” Ungkap Tatok.
Tatok menampik pengawasan dalam Lapas yang dipimpinnya lemah, pihaknya telah menerapkan SOP penjagaan dalam lapas kelas II A Kota Parepare.
” Dalam pengawasan lapas, pembesuk kita lakukan pemeriksaan ekstra ketat sebelum membesuk, kita juga heran kenapa HP bisa sampai ke tangan warga binaan.” Papar Tatok.
Tatok masih melakukan pendalaman atas kasus itu, hanya saja dirinya enggan memeriksa pegawai lapas. (D11).










