Juga anjuran pemerintah untuk disosialisasikan. Seperti perbaikan kualitas pertanian dengan mengurangi pestisida dan insektisida, pencegahan stunting, hingga akses pendidikan.
“Intinya kita berharap agar visi Enrekang Emas, Religius dan Berkelanjutan bisa bersama-sama kita wujudkan. Kita keluar dengan nawaitu yang sama, mengawal pembangunan lewat ladang dakwah,” ajak Muslimin.
Pada kesempatan ini, Bupati berdialog dengan beberapa mubaligh dan mubaligah. Salah satunya Abdullah Mudji, yang mewakili takmir.
Dia memuji kebijakan MB, yang mengangkat ratusan Tenaga Ahli Keagamaan (TAK) dan memberi insentif. Ia berharap kebijakan ini berkelanjutan.
“Masjid Ridha Allah di daerah kami juga berharap dapat penempatan TAK,” ungkap mantan birokrat senior ini.
Mubaligh lainnya juga menyampaikan aspirasi. Misalnya proposal bantuan pembangunan masjidnya yang belum diakomodir. Bupati segera menginstruksikan Kabag Kesra agar menindaklanjuti aspirasi ini. (*)











