“Tentunya, dengan adanya inovasi teknologi pertanian tentunya sangat mendukung, dan memudahkan petani untuk bekerja secara efektif, dengan hasil yang memuaskan,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, Kementan RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP), terus berupaya meningkatkan kapasitas petani yang mendukung peningkatan usaha tani, melalui Pusat Pelatihan Pertanian, Kementan menggelar Pelatihan Teknis Integrated Farming.
Pelatihan itu dilaksanakan untuk petani di wilayah program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Innitiative (READSI) yang dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Sulawesi. (d11/dlk/**)











