Bahtiar mengaku telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di wilaya Sulawesi Selatan, untuk mengusut kejadian itu. Diakui Bahtiar, pihak Bulog pusat juga telah turun melakukan investigasi.
” Dari hasil penyelidikan kami, dari 500 ton beras yang dipinjamkan ke CV. SMP di Pinrang, sudah sedikit demi sedikit dikembalikan oleh si peminjam. Sekarang sudah sebagian dikembalikan kini tidak lagi mencapai 500 ton. ” Papar Bahtiar.
Sementara itu Kapolres Pinrang, Sulawesi Selatan, AKBP Roni Mostofa, mengatakan pihaknya juga telah melakukan penyelidikan akan kasus itu, jikalau nanti terbukti ada unsur pidana dalam peristiwa raibnya beras 500 ton, polisi bakal melakukan tindakan tegas.
” Kita masih dalam penyelidikan atas raibnya ratusan ton beras di gudan Bittoeng, jika ada unsur pidana dalam kejadian itu, kita bakal lakukan tindakan tegas, seseuai undang-undang yang berlaku. ” Aku Roni. (d11).











