Silaturahmi antar Forkopimda, Pemerintah dan Tokoh Masyarakat, kata Pangerang dapat dijadikan momentum untuk merekatkan komunikasi sehingga dapat menghasilkan kesepahaman, keputusan keputusan bermanfaat bagi peningkatan kerukunan beragama khususnya di Kota Parepare.
Olehnya itu, lanjut Pangerang, pertemuan silaturahmi menjadi dasar dalam rencana aksi menuju pembangunan yang berlaraskan kerukunan hidup beragama yang selalu rukun dan damai.
“Sehingga dapat meminimalisir potensi potensi kerawanan dan menjadi garda terdepan dalam pemersatu bangsa,” jelas Pangerang.
“Apa lagi saat ini menjelang hari raya Natal dan tahun baru serta Pemilu sehingga dibutuhkan kerja sama dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif,” tandasnya. (d11/dlk)











