Selain itu lanjut Arifuddin, guru berprestasi dapat menjadi sebuah motivasi bagi guru lain untuk lebih meningkatkan potensinya sebagai guru profesional.
Kalau kualitas guru bagus, maka outpnya juga pasti bagus, anak-anak kita akan mendapatkan pelayanan pendidikan yang sesuai standar,” terangnya.
Arifuddin menuturkan, adapun juri pada seleksi guru berprestasi di tingkat kota adalah dari unsur pengawas sekolah dan kepala sekolah berprestasi yang pernah menjadi juara nasional berdasarkan pengalaman dan praktiknya.
Sementara itu, Juri Guru Berprestasi, Nursyamsi menguraikan, ada empat aspek yang menjadi penilaian bagi calon guru berprestasi.
“Penilaian tes tertulis, presentasi karya ilmiah, wawancara, dan penilaian portofolio yang dikumpul dari tahun 2019 hingga 2022,” tambahnya.
Kepala UPTD SMP Negeri 13 ini menambahkan, hasil seleksi guru berprestasi itu akan diumumkan sepekan setelah pelaksanaan seleksi hari ini. (*d11/dlk/av)











