“Pelabuhan Parepare adalah pelabuhan Multipurpose, artinya bisa bongkar muat batu bara.” jelas Sardi
Terpisah Kepala KSOP Parepare, Triono mengatakan, batu bara tersebut berasal dari Samarinda dimuat oleh Kapal tunda atau Tugboat (TB) Farras 227, dan Ponton atau Tongkang (TKG) Asia Perdana 2703, dengan Agen Pelayaran, Bandar Bahari Permai.
“Bongkar batu bara seberat 5.250 Ton dari Samarinda,” ujar Triono.
Menurit Triono, jika saja bongkar muat itu tidak memberikan lapisan antara kapal Tongkang pemuat batu bara dan dermaga agar tidak terjadi cecerab batu bara dari sendok eskapator.
” Jika pengelolah bongkar muat batu bara tidak mematuhi SOP pembongkaran atau ceceran batu bara jatuh ke laut atau berceceran di jalan, kita akan mengentikab kegiatan itu, ” Tegas Triono. (D11)











