TP juga mengaku bangga kepada anak-anak didik Kota Parepare yang telah memahami pentinganya penggunaan masker dan vaksinasi. Mereka sudah tahu jika masker dan vaksinasi meruapakan upaya pencegahan masuknya virus ke dalam tubuh.
“Tadi anak kelas dua SD sudah paham jika masker dan vaksin merupakan pasangan sejoli yang tidak bisa dipisahkan. Untuk itu kita meminta peran dinas pendidikan, guru, orang tua, dan semua elemen masyarakat untuk terus melakukan sosialisasi. Ini upaya pemerintah untuk menekan penyebaran virus,” pungkasnya.
Untuk peserta didik yang belum vaksin karena alasan medis, Taufan Pawe meminta kepala sekolah agar guru tersebut dibatasi dalam interaksinya kepada siswa.
“Saya minta data-data guru yang belum vaksin karena medis. Supaya kita kontrol, kalau sudah memungkinkan untuk vaksin baru kita vaksin. Untuk sementara kita batasi dulu ruang geraknya apalagi berinteraksi dengan siswa,” tutupnya. (*)











