Sejumlah SD di desa-desa juga tidak melewatkan momentum Hari Pahlawan. Di UPT SDN 100 Salokaraja, siswa melaksanakan doa bersama dan mengheningkan cipta.
Uniknya, sebagian besar siswa sudah lupa lirik Hening Cipta, karena setahun lebih tidak upacara. “Maka momen Hari Pahlawan ini kita mengheningkan cipta, sekaligus agar siswa tidak melupakan jasa para pahlawan,” kata guru SDN 100 Salokaraja, M. Haris Syah.
Ada pula sekolah yang mengajak siswa-siswi menyanyikan lagu wajib nasional, seperti di UPT SDN 112 Belajen. “Anak-anak bergiliran menyanyi lagu wajib nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan kecintaan pada negara,” ungkap guru SDN 112 Belajen, Jumawati.
Di MTSn 3 Enrekang, OSIM mengadakan lomba baca puisi. Sebanyak 49 peserta mengikuti lomba bertema pahlawan ini. Di MA-MTS DDI digelar upacara dan drama Hari Pahlawan. (Humas Pemkab Enrekang)










