Pria yang akrab disapa MB tersebut mengingatkan pentingnya menjaga dan memperhatikan para pekerja khususnya pegawai non ASN.
“Kita juga mendapatkan penghargaan ini karena kita merupakan salah satu kabupaten yang perduli terhadap tenaga non ASN seperti honorer dan tenaga keagamaan,” terangnya.
Di akhir sambutannya, MB berharap seluruh OPD dapat meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta dapat memberikan terobosan.
“Saya berharap agar kita dapat mempertahankan serta meningkatkan prestasi kita di tingkat nasional dan internasional,” tutupnya.
Kabupaten Enrekang menyabet penghargaan kinerja terbaik atas pengelolaan dana desa tahun 2020 dengan indikator berupa presentase penyaluran dana desa, penyaluran BLT yaitu nilai rasio rata-rata per bulan dibandingkan jumlah desa pada kabupaten/kota, tingkat presentase penyerapan dana desa, nilai rasio realisasi per bulan dan efektivitas komunikasi menjadikan Kabupaten Enrekang dengan capaian nilai 84.77.
Sementara penghargaan atas Partisipasi dalam Paritrana Award 2020 tingkat nasional dengan mengikutsertakan pegawai non ASN dan tenaga keagamaan dengan total sekitar 8.399 yang dilindungi program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja oleh BPJS Ketenagakerjaan. (d11)











