Sementara itu Rektor UNIAT Prof Suherman Saji dalam sambutannya mengatakan, kampus Islam tertua di Jakarta ini terus berupaya memberikan yang terbaik bagi mahasiswanya.
“Kita membuat mahasiswa dari tidak tau menjadi tau. Dari tidak bisa menjadi bisa, menjadi berakhlak baik dsn menjadi terampil,” tutur Prof Suherman.
Ia juga menjelaskan peruntukan program 1000 beasiswa yang kini dinikmati para mahasiswanya. Program ini juga disebut program paksasarjana.
“kita membuka kesempatan bagi mereka yang berprestasi, namun kurang mampu dan terdampak Covid-19 untuk meraih gelar sarjana dan magister,” jelasnya.
Rektor juga menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada H Muhammad Taufik yang berkenan memfasilitasi 1000 beasiswa ini.
“Nah beasiswa ini tentu harus dilandasi pula dengan prestasi. Proses pembelajaran harus diikuti dengan patuh. Maka saya instruksikan WR 1 agar memonitor terus perkembangan pembelajaran,” urainya.
Kegiatan itu diikuti setidaknya 500 mahasiswa program sarjana dan Pascasarjana UNIAT, jajaran rektorat, para Wakil Rektor, dosen dan staf. Sementara yang mengisi kuliah perdana yakni HM Yunus S.Pd M.Pd. (D11)











