Dewas BPJS Harap Aplikasi RSUD Andi Makkasau Segera Terintegrasi, Ini Kata Direktur

“Kami berharap dalam waktu sesegera mungkin BPJS bisa bekerjasama dengan RS Hasri Ainun. Tahun ini tidak ada proses akreditasi yang berjalan karena masa pandemi. Namun, edaran Kemenkes yang belum terintegrasi dapat membuat komitmen penjamin mutu sebagai dasar kerjasama dan kami sudah urus serta menghubungi BPJS tapi jawabannya belum ada juknis turun. Oleh karena itu Pak, kami harap juknis ini bisa diterbitkan dan RS Hasri Ainun bisa segera bekerjasama,” ungkap dr Renny Anggraeni Sari, Plt RS Regional Hasri Ainun Habibie yang juga Direktur RSUD Andi Makkasau dalam diskusi yang digelar di Ruang Pola Setdako Parepare, Rabu, (11/11/2020).

Selain itu, dr Renny juga mengungkapkan layanan telemedicine sebagai inovasi yang dicetuskan RSUD Andi Makkasau di masa pandemi ini berbasis online dapat segera terintegrasi pula dengan layanan BPJS Kesehatan.

Read More

“Panduan adaptasi kebiasaan baru dari Kemenkes sehingga rumah sakit kita sudah memiliki aplikasi SALAMAKI, Masyarakat bisa mendownload dan mendaftar sehari sebelumnya. Kita beri resep yang terhubung dengan instalasi dan obat akan diantar ke rumah pasien. Layanam telemedicine kami mendapat respon positif dari masyarakat namun sampai saat ini belum bisa bekerjasama dengan BPJS,” ulas Alumni Magister Managemen Rumah Sakit Unhas ini.

Meski tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari Kepala Cabang BPJS Kesehatan Parepare, namun Dewan Pengawas tersebut segera menindaklanjuti ke Direksi BPJS Kesehatan hingga Kemenkes. (d13/dlk)

Related posts