Pemda Nias Barat Terlantarkan Aset

NIAS BARAT , DELIK ID Lagi – lagi satu unit aset bergerak milik Pemerintah Daerah yang dikelola oleh Dinas PUPR Kabupaten Nias Barat ditemukan terlantar dalam kondisi memprihatinkan bagaikan rongsokan tepatnya di Dasoge’e perbatasan antara Kecamatan Lahomi dengan Kecamatan Mandrehe.

Menurut salah seorang warga Desa Lolohia Kecamatan Mandrehe denga inisial UG(red) kepada media Delik.id, pada hari rabu 07 oktober 2020, sekitar jam 10:30 wib, mengatakan buldoser tersebut sudah lama terparkir dan tidak di operasikan dan tidak terurus lagi.

“Sepengetahuan kami, buldoser ini sudah lama ditinggalkan ditempat ini. Di hidupkan lihat hanya pada saat pengerjaan pengaspalan jalan Dasoge’e ini tahun 2019 lalu, di gunakan sesudah itu, tidak lagi”, ujarnya.

Ia menyayangkan penelataran aset Pemeritah tersebut dan menduga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sengaja meninggalkannya sebagai barang rongsokan agar nilainya semakin merosot dan mudah dijual dengan harga murah sehingga bisa membuat program baru untuk dibelanjakan kembali.

“Yang anehnya, ada uang sewa tetapi kenapa alat ini tidak dipelihara dengan baik. Diduga jangan – jangan uang sewa itu tidak jelas peruntukannya atau ada kolaborasi antara para pihak”, ungkapnya.

Lanjut UG, kalau buldoser ini dikelola dengan baik bisa menambah Pendapatan Asli Daerah.

“Harapan kita kepada Pimpinan Daerah, DPRD dan Lembaga/Instansi terkait lainnya, kiranya buldoser ini tidak dibiarkan terlantar menjadi barang rongsokan dipantau dan diawasi, itu uang Negara, pungkasnya.

Hal yang sama terjadi Pada pantauan awak media di lapangan satu unit excavator milik Pemda terlantar dengan kondisi memprihatikan tepatnya wilayah Desa Hilimbowo Kecamatan Lolofitu Moi. Warga prihatin dan berharap dapat dipelihara kembali aset tersebut.

Related posts