Sempat Ditolak di Rumah Sakit Pangkep, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal, Juga Sempat Ditolak Warga Saat Dimakamkan

PAREPARE, DELIK.ID – Satu Pasien asal Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, terkonfirmasi Positif Covid-19, Pasien itu kemudian meniggal dunia di ruang Isolasi RSUD Andi Makkasu Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

“ Tadi Pagi pasien tidak enak badan dan tak sadarkan diri. Ia kumdian dilarikan oleh keluarga ke Rumah sakit di Kabupaten Pangkep, namun ditolak disana. Pihak keluarga kemudian membawa ke RS Sumantri, namun dirujuk ke RSUD Andi Makkasau, “ Ungkap MS, Kerabat Pasien, Minggu Malam (21/06/2020) di Pekuburan Khusus Pasien Covid-19 di Bilalalnge, Kelurahan Lemoe, Kecamtan Baukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Menurut MS, yang membuat heran pihak keluarga, pasien meninggal dibungkus sesuai protocol Covid-19, padahal baru tadi pagi merasakan sakit. Pasien belum juga di Tes Cepat apalagi Swab tes.

“ Pasien memang mempunyai riwat Stroke dan Jantung, yang membuat kami heran, pasien baru pagi tadi masuk rumah sakit, tes cepat dan Swab Tes kami tidak melihat perawat melakukan itu, namun kenapa ia dikuburkan sesuai protocol Covil-19. “ Keluh MS.

Bagai jatuh tertimpah tangga, Setelah ditolak di Rumah Sakit di Kabupaten Pangkep, meninggal ia juga ditolak oleh warga setemapat di Bilalange, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, saat hendak dimakamkan. Aksi kejar kejaran antar warga dan Polisi, saat warga hendak menghentikan prosesi penguburan Pasien pun terjadi.

Related posts